PENGERTIAN DAN FUNGSI DARAH UNTUK TUBUH
Pengertian Dan Fungsi Darah - Didalam tubuh kita memiliki begitu banyak cairan, salah satunya yaitu darah. Anda semua pasti udah pernah kan melihat darah. Saat tubuh kita terluka bisa menyebabkan kehilangan darah yang banyak dan saat luka tubuh kita parah maka kita bisa kehabisan darah. Trombosit menyebabkan darah membeku, menutup luka kecil, tetapi luka besar perlu dirawat dengan segera untuk mencegah terjadinya kekurangan darah. Kerusakan pada organ dalam bisa menyebabkan luka dalam yang parah atau hemorrhage. dan banyak sekali orang yang tidak tahan saat melihat darah ada yang mual dan bahkan terkadang ada yang mau pingsan. darah ini memiliki warna yang khas yakni warna merah yakni antara merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua apabila kekurangan oksigen. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin, protein pernapasan (respiratory protein) yang mengandung besi dalam bentuk heme, yang merupakan tempat terikatnya molekul-molekul oksigen.
Untuk lebih mendalam saya menjelaskan pengertian darah:
Pengertian Darah
Darah berasal dari bahasa yunani yakni hemo, hemato dan haima yang berarti darah.Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga berfungsi sebagai pertahanan tubuh manusia terhadap virus atau bakteri.
Darah manusia adalah cairan di dalam tubuh yang berfungsi untuk mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme, dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Hormon-hormon dari sistem endokrin juga diedarkan melalui darah.
Manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang berarti darah mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung. Darah dipompa oleh jantung menuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis, lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Setelah itu darah dikirimkan ke seluruh tubuh oleh saluran pembuluh darah aorta. Darah membawa oksigen ke seluruh tubuh melalui saluran halus darah yang disebut pembuluh kapiler. Darah kemudian kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena cava superior dan vena cava inferior.
Darah merupakan salah satu komponen sistem transport yang sangat vital keberadaannya. Fungsi vital darah di dalam tubuh antara lain sebagai pengangkut zat-zat kimia seperti hormon, pengangkut zat buangan hasil metabolisme tubuh, dan pengangkut oksigen dan karbondioksida. Selain itu, komponen darah seperti trombosit dan plasma darah memiliki peran penting sebagai pertahanan pertama dari serangan penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
Namun darah juga merupakan salah satu vektor dalam penularan penyakit. Salah satu contoh penyakit yang dapat ditularkan melalui darah adalah AIDS. Darah yang mengandung virus HIV dari makhluk hidup yang HIV positif dapat menular pada makhluk hidup lain melalui sentuhan antara darah dengan darah, sperma, atau cairan tubuh makhluk hidup tersebut. Oleh karena penularan penyakit dapat terjadi melalui darah, objek yang mengandung darah dianggap sebagai biohazard atau ancaman biologis.
Saat kita melihat darah dengan mata kasar maka kita akan melihat darah sebagai cairan seperti air yang berwarna merah. sebenarnya didalam darah terdapat beberapa komponen dan darah terdiri daripada beberapa jenis korpuskula yang membentuk 45% bagian dari darah, angka ini dinyatakan dalam nilai hermatokrit atau volume sel darah merah yang dipadatkan yang berkisar antara 40 sampai 47. Bagian 55% yang lain berupa cairan kekuningan yang membentuk medium cairan darah yang disebut plasma darah.
Korpuskula darah terdiri dari
Sel darah merah atau eritrosit (sekitar 99%).
Eritrosit tidak mempunyai nukleus sel ataupun organela, dan tidak dianggap sebagai sel dari segi biologi. Eritrosit mengandung hemoglobin dan mengedarkan oksigen. Sel darah merah juga berperan dalam penentuan golongan darah. Orang yang kekurangan eritrosit akan menderita penyakit anemia.
Keping-keping darah atau trombosit (0,6 - 1,0%)
Trombosit bertanggung jawab dalam proses pembekuan darah.
Sel darah putih atau leukosit (0,2%)
Leukosit bertanggung jawab terhadap sistem imun tubuh dan bertugas untuk memusnahkan benda-benda yang dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh, misal virus atau bakteri. Leukosit bersifat amuboid atau tidak memiliki bentuk yang tetap.
Susunan Darah. serum darah atau plasma terdiri atas:
Air: 91,0%
Protein: 8,0% (Albumin, globulin, protrombin dan fibrinogen)
Mineral: 0.9% (natrium klorida, natrium bikarbonat, garam dari kalsium, fosfor, , kalium dan zat besi,nitrogen, dll)
Garam
Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung :
albumin
bahan pembeku darah
immunoglobin (antibodi)
hormon
berbagai jenis protein
berbagai jenis garam
Fungsi Darah Untuk Tubuh
Darah memiliki banyak fungsi untuk tubuh kita antara lain yaitu:
Sebagai Zat Pengangkut
Fungsi vital darah di dalam tubuh antara lain sebagai pengangkut zat-zat kimia seperti hormon, pengangkut zat buangan hasil metabolisme tubuh, dan pengangkut oksigen dan karbondioksida. Selain itu, komponen darah seperti trombosit dan plasma darah memiliki peran penting sebagai pertahanan pertama dari serangan penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
Mengangkut Oksigen
Darah manusia adalah cairan di dalam tubuh yangberfungsi untuk mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh.
Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme, dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Hormon-hormon dari sistem endokrin juga diedarkan melalui darah.
Mengangkat karbondioksida dari jaringan untuk dikeluarkan melalui paru-paru.
Menyebarkan panas ke seluruh tubuh.
Ternyata banyak sekali ya manfaat darah untuk tubuh kita dan jika kita kekurangan darah sangat berbahaya untuk kesehatan kita karena darah jugamengangkut bahan bahan sisa metabolisme, obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk diuraikan dan dibawa ke ginjal untuk dibuang sebagai air seni. semoga bermanfaat untuk anda ya.
Kamis, 21 Mei 2015
Kamis, 14 Mei 2015
MIKROBIOLOGI
Pengertian mikrobiologi.
Biologi adalah salah satu cabang ilmu sains yang mempelajari tentang makhluk hidup. Salah satu cabang dari ilmu biologi adalah mikrobiologi.
Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jasad renik atau mikrobia. Mikrobia berasal dari kata mikro yang berarti sangat kecil dan bio yang artinya hidup. dengan demikian mikrobia adalah jasad hidup yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang kecuali dengan menggunakan miskroskop. Mikrobia meliputi semua jasad miskroskopik yang terdiri dari : arkhaebakter, khamir, bakteri, fungi, sianobakteri, dan protozoa. Mikrobia merupakan jasad uniseluler dengan sifatnya yang berbeda dari tumbuhan maupun hewan. Mikrobia mampu hidup dimana saja, dilingkungan yang lembab, kering, suhu tinggi, suhu rendah.
Sel mikrobia mampu melakukan proses untuk kelansungan hidupnya tanpa tergantung pada sel -sel yang lain dan sel mikrobia dapat memproduksi tenaga maupun berkembang biak tanpa tergantung sel lain.
Mikrobia memiliki arti penting di alam:
fungsi mikrobia diantaranya sebagai pembenah alam. Sebagai pembelahan alam, mikrobia dapat melakukan perombakan jasad - jasad yang telah mati atau menguraikan polutan. Mikrobia jua berperan dalam biodegradasi yang kemungkinan dapat menghasilkan produk yang dapat di komersialisasikan, sehingga dapat dikembangkan dalam industri. Mikrobia juga dapat melakukan berbagai transpormasi kimia sehingga mikrobia dapat dikatakan merupakan pabrik kimia karena mampu melakukan perubahan -perubahan kimia menjadi produk produk baru
Sebagai sel hidup mikrobia memiliki 4 karakteristik yang penting yaitu :
1. Menyerap makanan sendiri.
Sel mikrobia mengambial senyawa kimia dari lingkungan dan selanjutnya dikonfersi menjadi senyawa kimia lain. Dan tenaga.
2. Replikasi
Sel mikrobia mampu melakukan sintesi dan beberapa hasil sintesisnya digunakan untuk pertumbuhan dan membentuk dua selanakan yang indentik dengan induknya.
3. Mengalami deferensiasi.
Sel mikrobia dapat berubah bentuk dan fungsi yang disebut dengan deferensiasi, deferensiasi tersebut dapat di lihat dari substansi atau struktur yang semula tidak ada kemudian terbentuk.
4. Memberi tanda.
Sel mikrobia mampu berinteraksi dengan sel lain melalui perantaraan bahan kimia.
Inilah postingab sederhana dari saya.. semoga bermanfaat bagi kita semua.. aminnn ya rabbal alamin..
Pengertian mikrobiologi.
Biologi adalah salah satu cabang ilmu sains yang mempelajari tentang makhluk hidup. Salah satu cabang dari ilmu biologi adalah mikrobiologi.
Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jasad renik atau mikrobia. Mikrobia berasal dari kata mikro yang berarti sangat kecil dan bio yang artinya hidup. dengan demikian mikrobia adalah jasad hidup yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang kecuali dengan menggunakan miskroskop. Mikrobia meliputi semua jasad miskroskopik yang terdiri dari : arkhaebakter, khamir, bakteri, fungi, sianobakteri, dan protozoa. Mikrobia merupakan jasad uniseluler dengan sifatnya yang berbeda dari tumbuhan maupun hewan. Mikrobia mampu hidup dimana saja, dilingkungan yang lembab, kering, suhu tinggi, suhu rendah.
Sel mikrobia mampu melakukan proses untuk kelansungan hidupnya tanpa tergantung pada sel -sel yang lain dan sel mikrobia dapat memproduksi tenaga maupun berkembang biak tanpa tergantung sel lain.
Mikrobia memiliki arti penting di alam:
fungsi mikrobia diantaranya sebagai pembenah alam. Sebagai pembelahan alam, mikrobia dapat melakukan perombakan jasad - jasad yang telah mati atau menguraikan polutan. Mikrobia jua berperan dalam biodegradasi yang kemungkinan dapat menghasilkan produk yang dapat di komersialisasikan, sehingga dapat dikembangkan dalam industri. Mikrobia juga dapat melakukan berbagai transpormasi kimia sehingga mikrobia dapat dikatakan merupakan pabrik kimia karena mampu melakukan perubahan -perubahan kimia menjadi produk produk baru
Sebagai sel hidup mikrobia memiliki 4 karakteristik yang penting yaitu :
1. Menyerap makanan sendiri.
Sel mikrobia mengambial senyawa kimia dari lingkungan dan selanjutnya dikonfersi menjadi senyawa kimia lain. Dan tenaga.
2. Replikasi
Sel mikrobia mampu melakukan sintesi dan beberapa hasil sintesisnya digunakan untuk pertumbuhan dan membentuk dua selanakan yang indentik dengan induknya.
3. Mengalami deferensiasi.
Sel mikrobia dapat berubah bentuk dan fungsi yang disebut dengan deferensiasi, deferensiasi tersebut dapat di lihat dari substansi atau struktur yang semula tidak ada kemudian terbentuk.
4. Memberi tanda.
Sel mikrobia mampu berinteraksi dengan sel lain melalui perantaraan bahan kimia.
Inilah postingab sederhana dari saya.. semoga bermanfaat bagi kita semua.. aminnn ya rabbal alamin..
Langganan:
Postingan (Atom)